Percepatan Pembangunan SPKLU PLN Jadi Strategi Mendukung Transisi Energi Hijau

Jumat, 13 Februari 2026 | 10:58:14 WIB
Percepatan Pembangunan SPKLU PLN Jadi Strategi Mendukung Transisi Energi Hijau

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat menegaskan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik menjelang musim mudik Lebaran 2026. 

Percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi prioritas di ruas tol dan rest area. Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dan mempermudah mobilitas pemudik.

Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan SPKLU sejalan dengan upaya transisi energi menuju ekonomi hijau.

Menurutnya, tantangan pasti ada, tetapi PLN terus berkembang setiap tahun untuk memastikan ekosistem EV berfungsi optimal. Komitmen ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang mendukung mobilitas ramah lingkungan di Jawa Barat.

PLN juga fokus memastikan pelayanan maksimal kepada pengguna kendaraan listrik selama mudik. Infrastruktur yang memadai akan meningkatkan kenyamanan perjalanan dan mengurangi risiko kehabisan daya. Dengan persiapan matang, PLN menargetkan perjalanan mudik lebih aman dan efisien bagi masyarakat pengguna EV.

Percepatan Pembangunan SPKLU di Ruas Tol

Dalam waktu dekat, PLN mempercepat pembangunan SPKLU di berbagai titik strategis sepanjang ruas tol di Jawa Barat. Rest area juga menjadi lokasi prioritas untuk menempatkan stasiun pengisian kendaraan listrik. Penempatan yang strategis bertujuan memudahkan akses bagi pengguna EV selama perjalanan jauh.

Selain pembangunan tetap, PLN mengantisipasi lonjakan permintaan daya selama periode mudik. Kapasitas dan lokasi SPKLU disesuaikan dengan prediksi volume kendaraan listrik. Strategi ini diharapkan mencegah antrian panjang dan meningkatkan efisiensi waktu pengisian baterai.

Upaya percepatan ini melibatkan koordinasi lintas unit PLN untuk memastikan ketersediaan infrastruktur tepat waktu. Seluruh persiapan teknis telah disiapkan untuk mendukung operasional SPKLU. Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan pengalaman pengguna kendaraan listrik di Jawa Barat.

Layanan SPKLU Mobile untuk Pemudik

PLN juga menyiapkan SPKLU mobile untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan daya baterai di perjalanan. Layanan ini bersifat fleksibel dan dapat ditempatkan sesuai kebutuhan. Dengan adanya SPKLU mobile, pemudik tidak perlu khawatir jika kondisi baterai menipis di lokasi jauh dari stasiun tetap.

Penempatan SPKLU mobile dilakukan di titik rawan kehabisan daya. Kendaraan listrik yang kehabisan energi dapat langsung mendapatkan layanan pengisian darurat. Sistem ini memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna selama perjalanan mudik.

Strategi layanan mobile melengkapi SPKLU tetap, sehingga cakupan layanan lebih luas. Pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan tanpa gangguan. Hal ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung transisi energi secara menyeluruh.

Manfaat Bagi Pengguna Kendaraan Listrik

Penambahan SPKLU di titik strategis dan layanan mobile memberikan keuntungan bagi pemudik. Perjalanan dapat dilakukan lebih aman dan nyaman tanpa kekhawatiran kehabisan daya. Pengguna juga lebih fleksibel dalam merencanakan perjalanan jauh menggunakan EV.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Semakin banyak pengguna yang merasa nyaman, semakin cepat transisi energi hijau terwujud. Dampak positif ini juga mendorong pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia.

Selain itu, persiapan matang meminimalisir gangguan operasional saat musim mudik. Pemudik dapat fokus menikmati perjalanan tanpa perlu menyesuaikan rute untuk mencari stasiun pengisian. Hal ini sekaligus mendukung kelancaran arus mudik nasional.

Strategi Jangka Panjang PLN

Langkah percepatan pembangunan SPKLU menjadi bagian strategi jangka panjang PLN. Targetnya, seluruh ruas tol dan rest area di Jawa Barat dapat mendukung mobilitas kendaraan listrik. Strategi ini sejalan dengan program pemerintah mendorong penggunaan energi bersih di sektor transportasi.

Selain infrastruktur, PLN terus mengembangkan layanan berbasis teknologi untuk pengguna EV. Penggunaan aplikasi dan monitoring digital mempermudah pemantauan ketersediaan SPKLU. Dengan integrasi teknologi, pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien dan aman.

PLN berharap percepatan pembangunan SPKLU dan layanan mobile dapat menjadi model bagi wilayah lain. Pendekatan ini menunjukkan kesiapan Indonesia menyambut era kendaraan listrik secara lebih luas. Keberhasilan strategi ini akan memperkuat ekosistem EV nasional menjelang Lebaran dan seterusnya.

Terkini